Kamis, 29 Januari 2015

materi sekolah terbaruMateri Pelajaran IPS SMP Kelas 7 LengkapMateri Sekolah Terbaru

Materi Pelajaran IPS SMP Kelas 7 Lengkap ~ Mata pelajaran IPS atau yang sering kita sebut sebagai Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan mata pelajaran wajib yang harus ada pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mata pelajaran SMP terbagi menjadi 3 (tiga) kelompok materi dasar, yaitu yang biasa kenal dengan nama : IPS Geografi, IPS Sejarah, dan IPS Ekonomi. Setiap kelompok tersebut memiliki aliran materi pembelajaran yang berbeda-beda. Spesifikasi materi juga sangat jauh berbeda, tetapi kesemuanya menyangkut pada kehidupan nyata dan banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan kumpulan materi pelajaran IPS untuk SMP Kelas 7 lengkap dari IPS Geografi, IPS Sejarah, dan IPS Ekonomi. Materi ini terbagi dalam beberapa sub bab. Untuk dipelajari, materi tersebut dapat Anda unduh dengan mudah melalui Google Docs/Google Drive. Berikut adalah ringkasan judul sub bab pembahasan dari masing-masing materi yang akan digunakan dalam proses pembelajaran IPS SMP kelas 7. [Baca juga : Buku Panduan Pelajaran SMP Kelas 7 Lengkap]
Materi Pelajaran IPS SMP Kelas 7 Lengkap

Materi Pelajaran IPS SMP Kelas 7 per Sub Bab

1# Materi Bentuk-Bentuk Muka Bumi [Download]
2# Materi Peta, Atlas, dan Globe [Download]
3# Materi Sketsa dan Peta Wilayah [Download]
4# Materi Kondisi Geografis dan Penduduk Indonesia [Download]
5# Materi Gejala-Gejala Di Atmosfer dan Hidrosfer [Download]
6# Materi Kehidupan Pada Masa Pra Aksara Di Indonesia [Download]
7# Materi Perkembangan Masyarakat Pada Masa Hindu-Budha [Download]
8# Materi Perkembangan Masyarakat Pada Masa Islam Di Indonesia [Download]
9# Materi Perkembangan Masyarakat Pada Masa Kolonial Eropa [Download]
10# Materi Kegiatan Pokok Ekonomi [Download]
11# Materi Badan Usaha dan Perusahaan [Download]
12# Materi Kewirausahaan [Download]
13# Materi Interaksi Sosial dan Sosialisasi [Download]
14# Materi Manusia Sebagai Makhluk Sosial dan Ekonomi [Download]
15# Materi Tindakan, Motif, dan Prinsip Ekonomi [Download]
16# Materi Penggunaan Lahan dan Kegiatan Ekonomi [Download]

Credit by : Campoeng Cmoneng

Materi pelajaran IPS SMP Kelas 7 tersebut tersedia dalam bentuk format file PDF, jadi lebih mudah dibuka dan dipelajari. Demikianlah sedikit ulasan mengenai Materi Pelajaran IPS SMP Kelas 7 Lengkap yang dapat saya berikan semoga ulasan ini memberikan kemudahan Anda dalam mencari materi pelajaran IPS untuk SMP. [Baca juga : Materi Pelajaran IPS SMP Kelas 8 Lengkap]

Senin, 26 Januari 2015

materi sekolah terbaruMenghitung Nilai Konversi Satuan Panjang Dengan MudahMateri Sekolah Terbaru

Menghitung Nilai Konversi Satuan Panjang Dengan Mudah ~ Satuan panjang adalah satuan baku yang digunakan untuk memberikan keterangan dari nilai sebuah pengukuran panjang objek. Satuan panjang yang terkenal ada 7 (tujuh) macam. Kesemuanya memiliki besar yang berbeda-beda tetapi berkesinambungan yang kita kenal dengan nama konversi satuan. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas cara menghitung nilai konversi satuan panjang dari satu bentuk ke bentuk lainnya (dari ke-7 macam). Pembahasan ini saya batasi pada bagian 7 macam satuan panjang saja, mengingat masih ada beberapa satuan panjang lainnya yang biasa digunakan oleh orang.

Satuan panjang yang sering dipakai dan umum dipelajari oleh orang meliputi : Kilometer (Km), Hektometer (Hm), Dekameter (Dam), Meter (M), Desimeter (Dm), Sentimeter (Cm), dan Milimeter (Mm). Dari urutan satuan tersebut, satuan terbesar dari ke-7 macam satuan panjang tersebut adalah Kilometer (Km) dan satuan terkecilnya adalah Milimeter (Mm). Besarnya nilai Km ke Mm berbeda dengan besarnya nilai Hm ke Mm. Hal ini kita kenal dengan nama konversi satuan panjang. Berikut ini tata aturan konversi satuan panjang yang ada di dunia matematika dan fisika.

1 Km = 10 Hm
1 Hm = 10 Dam
1 Dam = 10 M
1 M = 10 Dm
1 Dm = 10 Cm
1 Cm = 10 Mm
Menghitung Nilai Konversi Satuan Panjang Dengan Mudah

Dari aturan tersebut dapat juga dituliskan secara beruntun seperti berikut ini:

1 Km = 10 Hm = 100 Dam = 1000 M = 10000 Dm = 100000 Cm = 1000000 Mm

Jika dibalik kondisinya akan seperti ini:

1 Mm = 0,1 Cm = 0,01 Dm = 0,001 M = 0,0001 Dam = 0,00001 Hm = 0,000001 Km

Jadi nilai 1 Km sama dengan nilai 1.000.000 Mm. Dengan berpatokan pada kondisi itu, dapat pula dicari nilai konversi yang lainnya. Misalkan konversi dari Hektometer (Hm) ke Desimeter (Dm). Untuk mempermudah konversi tersebut, dapat dilakukan dengan cara membuat rentetan konversi seperti di atas.

1 Hm = 10 Dam = 100 M = 1000 Dm

Jadi nilai konversi satuan panjang dari Hektometer (Hm) ke Desimeter (Dm) adalah 1000. Cara tersebut dapat diterapkan dari semua jenis konversi satuan panjang yang disebutkan di atas. Sangat mudah untuk dipahami ketika belajar tentang konversi satuan panjang dasar.

Demikianlah pembahasan materi konversi satuan panjang dengan mudah kali ini. Semoga dapat memberikan pemahaman dan memudahkan Anda belajar konversi satuan panjang dasar.

Selasa, 20 Januari 2015

materi sekolah terbaruDownload Buku Pelajaran Matematika SD Kelas 1-6Materi Sekolah Terbaru

Download Buku Pelajaran Matematika SD ~ Buku merupakan modal awal dari sebuah proses belajar mengajar. Oleh karena itu ketersediaan buku pelajaran yang lengkap akan memudahkan para murid dan para guru melakukan proses belajar mengajar. Dukungan pemerintah, khususnya kementerian pendidikan dan kebudayaan diwujudkan dengan adanya pusat materi berupa Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat diambil dengan mudah dan gratis oleh para orang tua murid untuk anak mereka atau oleh para guru untuk anak didik mereka.

Buku Sekolah Elektronik atau BSE merupakan kumpulan buku sesuai dengan mata pelajaran tertentu yang dikarang oleh pengarang resmi dan diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. BSE memang diperuntukkan bagi para siswa dan para guru sebagai referensi buku pelajaran. Salah satu yang akan saya muat disini adalah BSE buku pelajaran matematika untuk semua kelas, yaitu dari kelas 1-6 SD. Buku elektronik tersebut berupa file PDF dengan format buku lengkap, jadi bagi siapa saja bisa mengunduhnya dan mencetak (print) sebagai kebutuhan referensi buku pelajaran matematika SD. Berikut daftar lengkap download buku pelajaran matematika SD kelas 1-6:

Download Buku Pelajaran Matematika SD Kelas 1

1# Judul : Senang Matematika 1 | Pengarang : Amin Mustoha, Buchori, Erna Juliatun, Isti Hidayah | Download
2# Judul : Matematika I | Pengarang : Dwi Priyo Utomo, Ida Arijanny | Download
3# Judul : Dunia Matematika | Pengarang : Kismiantini, Dyan Indrawati | Donwload
4# Judul : Matematika Untuk SD/MI | Pengarang : Djaelani, Haryono | Download
5# Judul : Matematika 1 | Pengarang : Purnomosidi - Wiyanto - Endang | Download
6# Judul : Matematika | Pengarang : Irwan Susanto, Maharani Kartika Sari | Download
7# Judul : Matematika | Pengarang : Lusia Tri Astuti, P. Sunardi | Download
8# Judul : Matematika | Pengarang : Wakino, C. Jacob | Download
9# Judul : Pintar Bermatematika | Pengarang : Irwan Kusdinar, Zikri | Download
10# Judul : Matematika | Pengarang : Dian Permana, Bambang Irianto | Download
Download Buku Pelajaran Matematika SD Kelas 1-6

Download Buku Pelajaran Matematika SD Kelas 2

1# Judul : Asyiknya Belajar Matematika 2 | Pengarang : Mas Titing, Sumarmi, Siti Kamsiyati | Download
2# Judul : Matematika | Pengarang : Fatkul Anam, Maria Pretty, Suryono | Download
3# Judul : Pintar Bermatematika | Pengarang : Irwan Kusdinar, Zikri | Download
4# Judul : Matematika | Pengarang : Dian Permana, Bambang Irianto | Download
5# Judul : Matematika | Pengarang : Tridayat, Uminarti, Anik Kirana, Dyah Ami | Download
6# Judul : Gemar Matematika 2 | Pengarang : Y.D. Sumanto, Heny Kusumawati, Nur Aksin | Download
7# Judul : Matematika II | Pengarang : Dwi Priyo Utomo, Ida Arijanny | Donwload
8# Judul : Ayo Belajar Matematika 2 | Pengarang : Burhan Mustaqim, Ary Astuty | Download
9# Judul : Senang Matematika Untuk SD/MI | Pengarang : Buchori, Erna J,SPd., Amin Mustoha, Isti Hidayah | Download
10# Judul : Matematika 2 | Pengarang : Purnomosidi, Wiyanto, Endang | Download

Download Buku Pelajaran Matematika SD Kelas 3

1# Judul : Gemar Belajar Matematika 3 | Pengarang : Nurul Masitoch, Siti Mukaromah, Zaenal Abidin | Download
2# Judul : Matematika | Pengarang : Suharyanto, C. Jacob | Download
3# Judul : Matematika | Pengarang : Y. Putri, H. Siregar | Download
4# Judul : Matematika 3 | Pengarang : Tridayat, Uminarti, Anik Kirana, Dyah Ami L. | Download
5# Judul : Cerdas Berhitung Matematika | Pengarang : Nur Fajariah, Devi Triratnawati | Download

Download Buku Pelajaran Matematika SD Kelas 4

1# Judul : Asyiknya Belajar Matematika | Pengarang : Mas Titing, Sumarmi, Siti Kamsiyati | Download
2# Judul : Matematika | Pengarang : Suparti, Broto Apriliyanto | Download
3# Judul : Pandai Berhitung Matematika | Pengarang : Hardi, Mikan, Ngadiyono | Download
4# Judul : Matematika | Pengarang : Yoni Yuniarto, Hidayati | Download
5# Judul : Matematika | Pengarang : Achmad Kusnandar | Download
6# Judul : Matematika | Pengarang : Fatkul Anam, Maria Pretty, Suryono | Download
7# Judul : Pintar Bermatematika | Pengarang : Irwan Kusdinar, Zikri | Donwload
8# Judul :Gemar Belajar Matematika | Pengarang : Aep Saepudin, Babudin, Dedi Mulyadi, Adang | Download
9# Judul : Ayo Belajar Matematika | Pengarang :  Burhan, Moestaqiem, Ary Astuty | Download

Download Buku Pelajaran Matematika SD Kelas 5

1# Judul : Belajar Matematika Itu Mudah | Pengarang : Taofik Hidayat | Download
2# Judul : Matematika | Pengarang : Lusia Tri Astuti, P. Sunardi | Download
3# Judul : Asyiknya Belajar Matematika | Pengarang : Mas Titing, Sumarmi, Siti Kamsiyati | Download
4# Judul : Pandai Berhitung Matematika | Pengarang : Hardi, Mikan, Ngadiyono | Download
5# Judul : Gemar Belajar Matematika | Pengarang : Aep Saepudin, Babudin, Dedi Mulyadi, Adang | Download
6# Judul : Matematika | Pengarang : Sugiyono, Dedi Gunarto | Download
7# Judul : Matematika V | Pengarang : Dwi Priyo Utomo, Ida Arijanny | Donwload
8# Judul : Gemar Matematika | Pengarang : YD. Sumanto, Heny K., Nur Aksin | Download
9# Judul : Matematika V | Pengarang : R.J. Soenarjo | Download

Download Buku Pelajaran Matematika SD Kelas 6

1# Judul : Belajar Matematika Itu Mudah | Pengarang : Taofik Hidayat, Andika Ari Setyawan | Download
2# Judul : Matematika Ggemar Berhitung | Pengarang : Suparjo, Umi Salamah | Download
3# Judul : Matematika | Pengarang : Lusia Tri Astuti, P. Sunardi | Download
4# Judul : Matematika | Pengarang : Sukirno, Tulik Endang P, Teguh Sarwono, Abd Wachid | Download
5# Judul : Pandai Berhitung Matematika | Pengarang : Hardi, Mikan, Ngadiyono | Download
6# Judul : Gemar Belajar Matematika | Pengarang : Aep Saepudin, Babudin, Dedi Mulyadi, Adang | Download
7# Judul : Matematika VI | Pengarang : Dwi Priyo Utomo, Ida Arijanny | Donwload
8# Judul : Gemar Matematika | Pengarang : Y.D. Sumanto, Heny Kusumawati, Nur Aksin | Download
9# Judul : Bersahabat Dengan Matematika | Pengarang : A. Dadi Permana | Download

Semua buku sekolah elektronik tersebut disediakan secara gratis oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Dan buku-buku tersebut dibuatkan website khusus yang beralamatkan http://bse.kemdikbud.go.id dan merupakan buku referensi untuk mata pelajaran berdasarkan materi Kurikulum 2013. Semua mata pelajaran di masing-masing jenjang pendidikan SD/setingkat, SMP/setingkat, SMA/setingkat ada semua dan dapat di-download secara gratis.

Sabtu, 17 Januari 2015

materi sekolah terbaruKisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014/2015 SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB/SMKMateri Sekolah Terbaru

Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014/2015 ~ Ujian Nasional sudah semakin dekat dan kebereadaannya tidak/belum jadi dihapuskan. Oleh karena itu alangkah baiknya semua siswa di berbagai jenjang pendidikan di Indonesia mempersipakan diri untuk menghadapinya dengan belajar dengan tekun tentang materi ujian nasional dan materi ujian lainnya. Untuk mempermudah proses belajar siswa dan mempermudah pemilihan materi oleh guru tentang apa yang harus dipersiapkan untuk Ujian Nasional Khususnya, kisi-kisi soal ujian nasional sangat penting keberadaannya. Dan kisi-kisi soal ujian nasional sudah resmi dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) pada tanggal 30 September 2014 kemarin. Kisi-kisi soal ujian nasional ini lengkap dari jenjang SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB, SMK, Program Paket B, dan Program Pakte C

Kisi-kisi soal ujian nasional tahun pelajaran 2014/2015 ini memiliki beberapa bagian yang terpisah pada setiap mata pelajaran dan kategori khusus pada tingkat Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB). Kisi-kisi setiap pelajaran terbagi menjadi dua bagian penting yang dicantumkan, yaitu bagian kompetensi dan bagian indikator. Bagian kompetensi akan memberikan pandangan materi secara luas pada sub pembahasan terkelompok. Sedangkan indikatornya akan menyertai materi terperinci dari masing-masing sub pembahasan tersebut. Jadi proses pembelajaran menjadi lebih efisien dan efektif pada materi ujian nasional.

Dokumen Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014/2015

Berikut ini saya berikan masing-masing kisi-kisi ujian nasional untuk tingkat SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB, dan SMK, serta kisi-kisi soal ujian nasional untuk program paket B dan program paket C. Terbagi menjadi beberapa bagian mata pelajaran untuk masing-masing tingkatnya. Penjelasannya juga sangat jelas untuk kompetensi dan indikator yang hendaknya dipelajari untuk persiapan ujian nasional.

1# Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional SMP/MTs/SMPLB [Google Drive] [Ziddu]
2# Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional SMA/MA/SMALB [Google Drive] [Ziddu]
3# Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional SMK [Google Drive] [Ziddu]
4# Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional Program Paket B [Google Drive] [Ziddu]
5# Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional Program Paket C [Google Drive] [Ziddu]
6# Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional Lengkap [Google Drive] [Ziddu]

Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014/2015 SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMK
Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014/2015 SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB/SMK
Semua dokumen kisi-kisi UN SMP 2015, kisi-kisi UN MTs 2015, kisi-kisi UN SMA 2015, kisi-kisi UN MA 2015, dan kisi-kisi UN SMK 2015 tersebut berisikan materi terperinci yang akan mengisi soal UN tahun pelajaran 2014/2015 untuk jenjang yang tercantum. Dokumen resmi ini juga tercantum website resmi BNSP di www.bsnp-indonesia.org dalam format file PDF langsung. Tapi untuk mempermudah pembagian di masing-masing tingkat, file PDF tersebut saya bagi-bagi menurut tingkat pendidikan di Indonesia tanpa merubah isi dari dokumen resmi BNSP. [Baca juga : Kisi-kisi UN SD 2015]

Demikianlah informasi mengenai Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014/2015 yang dapat saya sampaikan. Semoga dapat membantu para siswa dan guru khususnya untuk memberikan materi yang tepat dalam persiapan ujian nasional nanti. Dan juga orang tua harus aktif dalam mengawasi materi apa yang seharusnya dipelajari oleh anaknya.

Rabu, 14 Januari 2015

materi sekolah terbaruRumus Fisika SMP : Gerak Lurus Beraturan & Gerak Lurus Berubah BeraturanMateri Sekolah Terbaru

Gerak Lurus Beraturan & Gerak Lurus Berubah Beraturan ~ Dalam ilmu fisika dikenal dua bentuk gerak lurus suatu benda. Yang pertama adalah gerak lurus beraturan (GLB) dan yang kedua adalah gerak lurus berubah beraturan (GLBB). Kedua gerak lurus ini memliki kesamaan yaitu berupa pergerakan benda yang lurus pada sebuah linier tertentu. Tetapi terdapat perbedaan antara gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan. Perbedaannya terletak pada percepatan yang dilakukan suatu benda ketika bergerak lurus. Apa itu percepatan dan apa itu gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan? akan menjadi topik pembahasan kali ini.

Sebuah percepatan dengan nilai tertentu akan mempengaruhi perubahan kecepatan yang dialami oleh sebuah benda yang bergerak. Sama halnya dengan benda yang bergerak lurus juga mengalami percepatan. Percepatan adalah perubahan kecepatan yang dialami suatu benda dalam kurun waktu tertentu untuk menempuh jarak tertentu. Dalam proyeksi ke gerak lurus, percepata dengan nilai > 0 dimiliki oleh gerak lurus berubah beraturan. Tetapi untuk gerak luru beraturan tidak dianggap memiliki percepatan karena percepatan yang dimiliki = 0. [Baca : Rumus Gaya dan Rumus Percepatan]

Gerak Lurus Beraturan (GLB)

Gerak lurus bereaturan adalah sebuah gerak yang dilakukan oleh sebuah benda dimana pergerakan itu memiliki kecepatan yang konstan (tetap) sepanjang jarak yang ditempuhnya. Gerak lurus beraturan memiliki percepatan sebesar 0, jadi kecepatan tidak mendapatkan pengaruh untuk dapat berubah. Sehingga perhitungan jarak tempuh suatu benda dapat dihitung dari kecepatannya dikalikan dengan waktu yang digunakan untuk menempuhnya. Dalam rumus matematis, rumus gerak lurus beraturan (GLB) dapat dituliskan seperti di bawah ini:

s = v.t

Keterangan:
s = Jarak tempuh benda yang bergerak (m)
v = Kecepatan (m/s)
t = Waktu tempuh (s)

Rumus gerak lurus beraturan tersebut menandakan pergerakan benda dari titik awal sampai titik akhir menggunakan kecepatan yang konstan (tetap). Hal ini berbeda dengan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) yang dialami oleh suatu benda.
Gerak Lurus Beraturan & Geras Lurus Berubah Beraturan

Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Gerak lurus berubah beraturan adalah pergerakan benda secara lurus yang mengalami perubahan kecepatan pada wajtu tertentu untuk mencapai jarak tempuh yang diinginkan. Perubahan kecepatan atau percepatan yang dialami oleh benda tersebut selama bergerak dapat berupa kenaikan kecepatan maupun penurunan kecepatan. Jadi kecepatan yang dimiliki benda tersebut tidak konstan, sehingga menyebabkan perbedaan kecepatan diawal, kecepatan di tengah, dan kecepatan di akhir. Secara matematis rumus gerak lurus berubah beraturan (GLBB) dapat dituliskan sebagai berikut:

s = V0.t � �.a.t2

Keterangan:
s = Jarak tempuh (m)
v0  = Kecepatan awal benda (m/s)
a = Percepatan (m/s2)
t = Waktu tempuh (s)

Dari penulisan rumus tersebut diketahui adanya sebuah perubahan kecepatan dalam waktu tertentu. Perubahan kecepatan atau percepatan tersebut akan mempengaruhi jarak tempuh dan atau waktu tempuh. Dengan jarak yang tetap, dengan adanya percepatan maka waktu yang digunakan untuk menempuh jarah tersebut bisa lebih cepat atau lebih lama, tergantung dari prcepatan yang dialami oleh benda. Dan jika waktu yang digunakan tetap, maka jarak yang ditempuh bisa berubah dengan terjadinya percepatan, bisa lebih pendek bisa lebih panjang, tergantung pada arah percepatan yang dialami. [Baca : Rumus Percepatan]


Kesimpulannya adalah yang membedakan antara gerak lurus beraturan dengan gerak lurus berubah beraturan adalah percepatan yang dialami oleh benda itu selama bergerak. Percepatan ini yang akan mempengaruhi waktu tempuh dan jarak tempuh yang akan dialami oleh benda.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai gerak lurus beraturan ()GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) yang dapat saya sampaikan. Semoga dapat diterima dan dapat dipahami penjelasan saya ini.

Selasa, 13 Januari 2015

materi sekolah terbaruBelajar Mudah Bahasa Inggris : Present Perfect TenseMateri Sekolah Terbaru

Belajar Present Perfect Tense ~ Tenses yang selanjutnya setelah Simple Present Tense adalah Present Perfect Tense. Present Perfect Tense menggunakan kaidah waktu sebagai ketentuannya. Kaedah waktu yang digunakan adalah kaedah waktu lampau (yang telah dilalui). Waktu yang lampau tidak harus berarti waktu yang jauh bertahun-tahun suatu kejadian terjadi, tetapi waktu lampau yang digunakan oleh present perfect tense semua waktu yang telah dilewati meskipun itu baru satu detik yang lalu. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang present perfect tense yang meliputi : Pengertian present perfect tense, rumus present perfect tense, dan contoh kalimat present perfect tense. Sebagai bahan tambahan, akan saya sertakan juga kaedah waktu yang menandakan kalimat tersebut adalah jenis present perfect tense.

Pengertian Present Perfect Tense

Present perfect tense adalah salah satu jenis tenses yang memili bentuk kalimat dengan waktu yang berfungsi untuk menyatakan sebuah peristiwa atau aktivitas yang telah terjadi atau dikerjakan di masa lalu, akan tetapi kejadian tersebut masih berhubungan dengan keadaan saat ini yang dialami. Present perfect tense biasanya menggunakan penanda waktu (time signal) yang membedakan kalimat present perfect tense dengan bentuk kalimat yang lainnya. Time signal yang digunakan ada banyak sekali yang nanti akan saya cantumkan di bagian bawah artikel ini. Dengan memanfaatkan kata penanda waktu tersebut, kita dapat dengan mudah memahami struktur dari kalimat present perfect tense. [Baca : Pembahasan Simple Present Tense]

Rumus Present Perfect Tense

Rumus kalimat atau struktur kalimat present perfect tense berbada dengan jenis kalimat simple present. Kalimat present perfect tense menggunakan standar kata kerja bentuk ketiga (Verb 3) dari sebuah kata kerja bahasa Inggris. Jadi selain mengetahui rumus present perfect tense, Anda juga harus memahami bentuk perubahan kata kerja yang akan digunakan. Rumus present perfect tense secara umum adalah sebagai berikut:

(K. Positif) S + Has/Have + V3
(K. Negatif) S + Has/Have + Not + V3
(K. Tanya) Has/Have + S + V3?

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah penggunaan "Has/Have". Penggunaan kedua kata ini mengikuti jenis subjeknya. Untuk subjek He, She, It menggunakan "Has" dan untuk subjek I, They, You, We menggunakan "Have".

Hal kedua yang perlu diketahui adalah penggunaan kalimat present perfect tense tidak hanya berlaku dengan menggunakan kata kerja saja (Verbal) tetapi juga berlaku untuk kalimat present perfect bentuk kata nominal (kata benda, kata keterangan, kata sifat). Berikut ini adalah perbedaan rumus dari kedua penggunaan present perfect tense tersebut:
Belajar Mudah Bahasa Inggris : Present Perfect Tense

Present Perfect Tense dalam Bentuk Verbal

Penggunaan present perfect tense dalam bentuk verbal memiliki strukutr kalimat yang sama seperti bentuk umumnya, yaitu sebagai berikut:

(K. Positif) S + Has/Have + V3
(K. Negatif) S + Has/Have + Not + V3
(K. Tanya) Has/Have + S + V3?

Contoh kalimat present perfect tense dalam bentuk verbal:
(K. Positif) Susi has gone to school
(K. Negatif) Susi has not gone to school
(K. Tanya) Has Susi gone to school?

Keterangan:
Susi adalah subjek orang dengan pengganti "She". Gone merupakan bentuk perubahan ke-3 dari kata kerja "Go".

Present Perfect Tense dalam Bentuk Nominal

Penggunaan present perfect tense dalam bentuk nominal memiliki strukutr kalimat yang berbeda dari bentuk umumnya, yaitu sebagai berikut:

(K. Positif) S + Has/Have + been
(K. Negatif) S + Has/Have + Not + been
(K. Tanya) Has/Have + S + been?

Hal ini dikarenakan struktur kalimat present perfect tense wajib menggunakan kata kerja bentuk ke-3. Tetapi dalam kasus penggunaan dalam bentuk nominal, kalimat tidak memiliki kata kerja, jadi diperlukan kata tambahan yang berfungsi sebagai kata kerja. Kata tersebut adalah "been" yang merupakan bentuk ke-3 dari pengganti kata kerja "be". 

Contoh kalimat present perfect tense dalam bentuk nominal:
(K. Positif) Rudi and Dina have been tired
(K. Negatif) Rudi and Dina have not been tired
(K. Tanya) Have Rudi and Dina been tired?

Keterangan:
Rudi dan Dina adalah subjek orang dengan pengganti "They" karena jamak. "Tired" merupakan kata sifat yang berarti "Lelah/Kelelahan". Jadi harus diberikan kata kerja pengganti untuk melengkapi kalimat tersebut supaya menjadi kalimat present perfect tense.

Bentuk kata Penanda (Time Signal) Present Perfect Tense:
finally, this month, many times, twice, three times, ever, never, several times, at last, this week, recently, lately, just, since ..., already, so far, once, as yet, for two hours, for three years, dll.

Dan demikianlah pembahasan mengenai present perfect tense yang dapat saya berikan. Semoga pembahasan ini dapat membantu Anda memahami pengertian present perfect tense, rumus present perfect tense, dan contoh kalimat present perfect tense.

Senin, 12 Januari 2015

materi sekolah terbaruPengertian Majas, Macam-Macam Majas, dan Contoh MajasMateri Sekolah Terbaru

Pengertian Majas, Macam-Macam Majas, dan Contoh Majas : Majas meupakan salah satu tema materi yang dipelajari pada jenjang pendidikan di Indonesia. Materi majas termasuk kedalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, yang memang mempelajari struktur dan kekayaan bahasa Indonesia. Materi Majas telah diberikan kepada siswa mulai dari jenajng SD/MI, SMP/MTs, maupun SMA/SMK/MA. Dan pada kesempatan kali ini, saya akan mengulan mengenai pengertian majas, macam-macam majas, dan contoh majas yang sering dijadikan materi pembelajaran dan tidak jarang di lingkungan nyata, kalimat yang mengandung majas tersebut sering kita dengan atau bahkan ucapkan.

Pengertian Majas

Majas sering juga disebut sebagai gaya bahasa, dimana sebuah kekayaan bahasa Indonesia digali dan digunakan untuk menyamakan atau membedakan antara satu maksud dengan kenyataannya. Gaya bahasa ini bisa berbentuk positif dan juga bisa berbentuk negatif. Berbentuk positif karena antara bahasa yang digunakan dengan arti yang sesungguhnya adalah sama dengan keadaan nyata yang diilustrasikan dalam sebuah bahasa majas. Dan berbarti negatif karena antara bahasa yang digunakan dengan arti yang sesungguhnya berbeda atau bahkan kebalikannya dari kenyataan yang diilustrasikan. Tetapi terlepas dari itu semua, majas memiliki keindahan bahasa yang luar biasa untuk menyampaikan maksud didalamnya. Menurut pengertian yang ada di id.wikipedia.org mengenai majas menyatakan "Majas adalah pemanfaatan kekayaan bahasa, pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek-efek tertentu, keseluruhan ciri bahasa sekelompok penulis sastra dan cara khas dalam menyampaikan pemikiran dan perasaan, baik secara lisan maupun tulisan".

Dari pengertian yang diuangkapkan dalam artikel Wikipedia tersebut menyebutkan jelas bahwa majas atau gaya bahasa paling sering digunakan oleh para penulis sastra untuk menyampaikan pemikiran atau perasaannya. Jadi majas merupakan bahasa sastra yang perlu pemelajaran khusus untuk menguasainya.
Pengertian Majas, Macam-Macam Majas, dan Contoh Majas

Bahasa majas memiliki nilai imajinatif yang tinggi. Perlu tingkat imajinatif yang tinggi dari pembacanya untuk dapat mengerti apa yang terkandung di dalam bahasa majas tersebut. Karena bahasa majas merupakan bahasa yang tidak sebenarnya / dalam arti sebenarnya. Untuk mengerti apa yang terkandung di dalam sebuah majas diperlukan pengetahuan jenis majas yang dipakai. Karena setiap jenis majas memili tata cara dan arti penggunaan yang berbeda-beda.

Macam-Macam Majas dan Contohnya

Menggunakan majas tidaklah asal pakai, tetapi ada aturannya sendiri dalam penggunaan majas. Aturan penggunaan majas tersebut terdapat di masing-masing jenis majas. Jenis majas yang berbeda akan memberikan dampak arti dan nilai bahasa yang berbeda. Secara garis besar, macam-macam majas atau jenis majas terbagi menjadi 4 (empat) kelompok besar yang nantinya 4 kelompok tersebut memiliki jenis majas terinduk dengan fungsi yang berbeda-beda dan untuk penggunaan yang berbeda pula. Berikut ini adalah keempat kelompok majas tersebut beserta dengan anggota di setiap kelompok majas tersebut:

1# Majas Perbandingan
Majas perbandingan merupakan jenis majas yang digunakan untuk memberikan perbandingan atau juga persamaan dengan memanfaatkan kata-kata berkias, sehingga meningkatkan kesan dan anggapan pembaca atau pendengarnya. Majas yang termasuk ke dalam kelompok majas perbandingan adalah : Majas Asosiasi, Majas Metafora, Majas Personifikasi, Majas Alegori, Majas Simbolik, Majas Metonimia, Majas Sinekdok, dan Majas Simile.
Contoh: Keteguhannya keras bagaikan baja

2# Majas Pertentangan
Majas pertentangan merupakan majas yang memberikan kesan kebalikan dari apa yang ada dalam kenyataan. Majas ini memanfaatkan kata-kata berkias sebagai media untuk membuat ilustrasi tetapi memiliki arti yang sebaliknya. Jadi jika di dalam majas memiliki kesan yang positif, keadaan sebenarnya justru negatif. Dan sebaliknya jika kesan dalam majas adalah negatif, maka keadaan sebenarnya adalah positif. Yang termasuk ke dalam majas pertentangan adalah : Majas Antitesis, Majas Paradoks, Majas Hiperbola, dan Majas Litotes.
Contoh : Ani merasa sendiri di tengah pesta ulang tahun Doni yang ramai.

3# Majas Penegasan
Majas penegasan merupakan majas yang memberikan penguat maksud dari isi majas. Majas penegasan menggunakan kata-kata berkias untuk memberikan kesan dan anggapan yang lebih besar terhadap arti yang terkandung. Biasanya majas ini menggunakan kata-kata kiasan yang berlebihan atau berulang dengan efek yang meningkatkan dan menguatkan kesan pembaca atau pendengarnya. Yang termasuk ke dalam kelompok majas penegasan adalah : Majas Pleonasme, Majas Repetisi, Majas Paralelisme, Majas Tautologi, Majas Klimaks, Majas Antiklimaks, dan Majas Retorik.
Contoh : Kamulah yang kucinta, kamulah yang kusayang, kamulah yang kurindukan.

4# Majas Sindiran
Majas sindiran adalah majas yang menggunakan kata-kata sindiran untuk meningkatkan kesan dan anggapan para pembaca dan pendengarnya. Biasanya menggunakan kata-kata yang memiliki arti terbalik dari apa yang dimaksud dengan tujuan untuk memberikan arti sindiran kepada objek. Yang termasuk ke dalam majas sindirian adalah : Majas Ironi, Majas Sinisme, dan Majas Sarkasme.
Contoh : Pagi sekali kamu bangunnya, sampai adzan ashar dikumandangkan.

Pada dasarnya penggunaan majas tergantung pada kondisi dan situasi yang dihadapi oleh seseorang. Tetapi dalam kasus fungsi sebagai karya sastra, majas merupakan kebutuhan khusus yang harus terpenuhi dengan tujuan mempercantik bahasa yang digunakan dengan menyimpan maksud sebenarnya di dalam tanpa harus menguranginya atau manambahinya. Pada kesempatan berikutnya saya akan ulas satu per satu dari masing-masing anggota keempat kelompok majas tersebut.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai pengertian majas, macam-macam majas, dan contoh majas yang dapat saya ulas. Semoga ulasan ini dapat Anda mengerti dan menambah pengetahuan Anda.

Minggu, 11 Januari 2015

materi sekolah terbaruRumus Fisika SMP : Rumus Gaya dan Rumus PercepatanMateri Sekolah Terbaru

Rumus Gaya dan Rumus Percepatan : Rumus fisika memang sangat banyak sekali. Karena fisika adalah ilmu yang mepelajari semua kejadian yang dapat dilihat secara fisiknya. Salah satu yang akan saya ulas kali ini adalah mengenai gaya dan percepatan yang ada di dalam ilmu fisika. Dalam setiap aktivitas fisik yang masuk kategori ilmu fisika terdapat rumus perhitungan yang digunakan untuk mengetahui nilai pasti dari apa yang menyebabkan atau apa yang dihasilkan oleh aktivitas tersebut. Rumus tersebut disebut juga dengan rumus fisika. Salah rumus fisika yang akan kita pelajari kali ini adalah rumus gaya dan rumus percepatan. [Baca : Gerak Lurus Beraturan]

Teori dan Rumus Gaya

Gaya merupakan suatu kekuatan yang mengakibatkan benda yang terdiam (diam) menjadi bergeser (bergerak/berpindah posisi), mengalami perubahan kecepatan, atau mengalami perubahan bentuk/pergeseran bentuk awal. Rumus gaya paling populer adalah rumus yang diambil dari teori yang dikemukakan oleh Newton dalam Hukum I Newton yang berbunyi:

"Benda yang dalam keadaan dian akan mempertahankannya untuk tetap diam dan benda yang sedang bergerak lurus beraturan akan cenderung mempertahankan keadaannya untuk bergerak lurus beraturan dalam arah yang sama selama tidak ada gaya yang bekerja padanya"

Rumus gaya yang berlaku menurut Hukum Newton I dan Hukum Newton II adalah sebagai berikut:

F = m.a

Keterangan:
F = Gaya (Newton)
m = Massa benda (Kg)
a = Percepatan (m/s2)

Teori dan Rumus Percepatan

Sedangkan dalam perhitungan dibutuhkan sebuah rumus pasti untuk memberikan hasil yang valid. Rumus gaya dalam ilmu fisika validnya diambil menurut Hukum II Newton yang berbunyi sebagai berikut:

"Percepatan sebuah benda yang diberi gaya adalah sebanding dengan besar gaya dan berbanding terbalik dengan massa benda"

Dari pengertian tersebut menyebutkan teori tentang percepatan yang berhubungan erat dengan gaya. Percepatan masuk ke dalam satuan rumus gaya, oleh karena itu percepatan harus dicari terlebih dahulu sebelum menghitung gaya yang diterima oleh benda. Rumus percepatan adalah sebagai berikut:

         ?v
a = -------
         ?t

Keterangan :
a = Percepatan (m/s2)
?v = Perubahan kecepatan m/s
?t = Perubahan Waktu (s)

Rumus Gaya dan Rumus Percepatan
Rumus Gaya dan Rumus Percepatan
Sampai disini rumus percepatan dan rumus gaya sudah diketahui dan dapat digunakan untuk melakukan perhitungan matematis data-data yang diketahui dengan menggunakan rumus fisika tersebut. Sebagai contoh soal dan pembahasannya, lihatlah contoh soal berikut ini:

Contoh Soal:
Sebuah balok kayu memiliki massa 2000 Kg. Awalnya kayu ini terdiam dan kemudian didorong selama 10 sekon dengan kecepatan gerak kayu 5 m/s. Berapa besarnya gaya yang diberikan kepada balok kayu tersebut?

Penyelesaian:
Diketahui m = 2000 Kg ; v0 = 0 m/s ; vt = 5 m/s ; t = 10 s
Ditanyakan besarnya F = ...?
Jawaban:
1# Mencari percepatan

         ?v
a = -------
         ?t

         (5-0)
a = ----------
         10

a = 0.5 m/s2
         
Sampai disini nilai percepatan sudah diketahui. Selanjutnya adalah memasukkan nilai percepatan ke rumus gaya yang ada.

F = m.a
   = 2000 . 0.5
   = 1000 N

Nah jika sudah sampai disini, nilai gaya yang bekerja pada balok kayu tersebut sudah diketahui besarnya, yaitu sebesar 1000 Newton.

[Baca : Gerak Lurus Berubah BeraturanDan demikianlah ulasan singkat mengenai rumus gaya dan rumus percapatan yang dapat saya ulas. Semoga dapat membantu Anda dalam mempelajari rumus gaya dan rumus percepta dalam rumus-rumus fisika.

Sabtu, 10 Januari 2015

materi sekolah terbaruBelajar Mudah Bahasa Inggris : Simple Present TenseMateri Sekolah Terbaru

Belajar Simple Present Tense : Sebagai bahan belajar yang dasar dalam materi bahasa inggris, simple present tense memiliki peranan yang kuat dalam pemahaman awal pembentukan kalimat dalam bahasa inggris. Simple present mengatur porsi kalimat baku untuk menyatakan sesuatu dalam sebuah kalimat berbahasa Inggris. Oleh karena itu, mempelajari materi simple present tense sangatlah penting sebagai langkah awal belajar bahasa Inggris. Pada ulasa kali ini, saya akan mengulas materi tentang simple present tense yang meliputi beberapa pokok bahasan penting, seperti : pengertian simple present tense, rumus atau bentuk simple present tense, dan contoh kalimat simple present tense.

Pengertian Simple Presen Tense

Sebelum mempelajari sesuatu, alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa yang akan kita pelajari. Pengertian simple present tense ini akan membantu Anda memahami waktu penggunaan simple present yang tepat, karena untuk tenses sendiri itu ada banyak sekali. Pengertian simple present tense adalah suatu tenses yang memiliki bentuk pola pengatur porsi kalimat di waktu sekarang dimana kejadian tersebut tidak berkelanjutan (berulang). Jadi simple present tense hanya akan digunakan untuk menjelaskan sebuah kejadian atau pernyataan yang sekali pakai tanpa ada kelanjutannya. Pernyataan ini yang akan membuat simple present lebih mudah penggunaannya karena tidak memerlukan perubahan subjek maupun predikat (verb).
Pengertian simple present tense

Dalam penggunaan simple present tense ada dua tipe penggunaan yang sering dipakai, yaitu penggunaan simple present bentuk nominal yang mengacu pada objek benda (noun, Adjective, Adverb) dan penggunaan simple present bentuk verbal yang mengacu pada posisi predikat (verb). Selanjutnya akan saya ulas bagian tersebut berikut dengan rumus (bentuk) penataannya.

Rumus Simple Present Tense Bentuk Nominal

Yang perlu diperhatikan dalam penggunaan simple present sebagai nominal adalah keberadaan to be dan kata setelah to be tidak boleh kata kerja (verb). Bentuk umumnya adalah sebagai berikut:

(K. Positif) S + To Be (is, are, am) + Adverb / Noun / Adjective
(K. Negatif) S + To Be (is, are, am) + Not + Adverb / Noun / Adjective
(K. Tanya ) To Be (is, are, am) + S + Adverb / Noun / Adjective ?

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah penggunaan to be yang sesuai dengan subjeknya. Aturan pakai to be dengan subjek adalah sebagai berikut:
1# Subjek He, She, It menggunakan to be "is"
2# Subjek You, They, We menggunakan to be "are"
3# Subjek I menggunakan to be "am"

Contoh simple present dalam penggunaan nominal:

Adverb (kata keterangan)
(K. Positif) Susan is poorly
(K. Negatif) Susan  not poorly
(K. Tanya) Is Susan poorly?

Noun (kata benda)
(K. Positif) Rudi and Santi are a teacher
(K. Negatif) Rudi and Santi are not a teacher
(K. Tanya) Are Rudi and Santi a teacher?

Adjective (kata sifat)
(K. Positif) I am afraid
(K. Negatif) I am not afraid
(K. Tanya) Am I afraid?

Rumus Simple Present Tense Bentuk Verbal

Setelah mempelajari penggunaan simple present tense dalam bentuk nominal, sekarang kita pelajari dalam bentuk keduanya, yaitu verbal. Hal pertama yang perlu diketahui dalam penggunaan simple present bantuk verbal adalah kata yang digunakan hanya ada satu, yaitu kata kerja (verb). Kata kerja yang digunakan dalam bentuk simple present tidak mengalami perubahan kata berdasarkan waktu, tetapi ada penambahan dalam subjek tertentu.

Bentuk umum simple present tense verbal adalah sebagai berikut:

(K. Positif) S + V1 s/es + O
(K. Negatif) S + does/do + Not + V1 + o
(K. Tanya) Does/do + S + V1 ?

Pada rumus simple present tense bentuk verbal tersebut ada penambahan "s/es" pada verb 1. Penambahan ini hanya berlaku untuk subjek tertentu, yaitu He, She It. Penggunaan "Does" hanya untuk subjek He, She, It dan penggunaan "Do" untuk subjek I, We, They, You.

Contoh kalimat simple present tense bentuk verbal:

(K. Positif) He goes to Bali
(K. Negatif) He does not go to Bali
(K. Tanya) Does He go to Bali ?

(K. Positif) She brings a bag
(K. Negatif) She does not bring a bag
(K. Tanya) Does she bring a bag ?

(K. Positif) They read a newspaper
(K. Negatif) They do not read a newspaper
(K. Tanya) Do they read a newspaper ?

Pada bagian contoh pertama adalah kata kerja yang mendapatkan imbuhan "es" pada subjek He. Sedangkan pada contoh bagian kedua adalah kata kerja yang mendapatkan imbuhan "s" pada subjek She. Untuk contoh bagian ketiga adalah contoh dengan penggunaan imbuhan "Do" pada subjek They.

Demikianlah penjalasan saya mengenai Belajar Mudah Bahasa Inggris : Simple Present Tense yang mengulas lepas teori present tense. Semoga dapat membantu Anda memahami materi simple present tense yang sedang Anda pelajari.

Jumat, 09 Januari 2015

materi sekolah terbaruRumus Pitagoras Segitiga Siku-Siku dan Contoh SoalMateri Sekolah Terbaru

Rumus Pitagoras Segitiga Siku-Siku dan Contoh Soal ~ Rumus pitagoras adalah sebuah rumus yang digunakan untuk mencari salah satu panjang sisi segitiga siku-siku yang belum diketahui. Jadi rumus ini akan berlaku jika ada 2 panjang sisi yang diketahui nilainya dan hanya satu sisi yang belum diketahui nilainya. Rumus pitagoras ditemukan oleh seorang ahli matematika asal Yunani yang bernama Pythagoras dan untuk mengenang nama penemunya rumus ini dinamakan dengan Rumus Pythagoras.

Pada kesempatan ini saya akan mengulas mengenai rumus pitagoras untuk segitiga siku-siku. Segitiga siku-siku memliki 1 sisi tegak, 1 sisi datar, dan 1 sisi miring. Untuk mencari panjang salah satu sisi ini dapat menggunakan rumus pitagoras segitiga siku-siku dimana syaratnya harus ada dua sisi yang nilainya diketahui, entah itu sisi tegak, sisi datar, atau sisi miring. Perhatikan gambar segitiga siku-siku di bawah ini:
rumus pitagoras segitiga siku-siku
Ada sebuah segitiga siku-siku ABC. Ada 3 sisi yang membentuknya, yaitu sisi AB, sisi BC, dan sisi CA. Rumus pythagoras yang berlaku untuk segitiga tersebut adalah sebagai berikut:

BC2 = AB2 + AC2

Jadi untuk mencari panjang BC, maka panjang AB dan panjang AC harus diketahui, supaya rumus ini dapat dikerjakan. Begitupun sebaliknya jika yang akan dicari adalah panjang AB atau panjang AC. [Baca : Rumus Luas dan Keliling Segitiga]

Dalam sebuah soal, terkadang gambar dan pertanyaannya berbeda dari yang di atas. Bentuk lain gambarnya adalah sebagai berikut:
rumus pythagorassegitiga

Meskipun menggunakan gambar yang sama, tetapi struktur rumus pitagoras tetap sama. Yang berubah adalah variable-nya, bukan rumusnya. Untuk bentuk gambar sola seperti di atas, rumus pythagoras memiliki bentuk seperti ini:

z2 = x2 + y2

Rumus di atas adalah untuk mencari panjang sisi z. Jika akan mencari panjang sisi x, rumus yang dipakai adalah sebagai berikut:

x2 = z2 - y2

Untuk mencari panjang sisi y, rumus yang dipakai adalah sebagai berikut:

y2 = z2 - x2

Dari ketiga bentuk rumus tersebut makan pencarian panjang sisi untuk segitiga siku-siku dapat dilakukan dengan mudah. Sebagai contoh, berikut ini ada sebuah soal dan pembahasannya. [Baca : Rumus Volume dan Luas Prisma]

Soal:
Diketahui segitiga siku-siku ABC dengan panjang sisi AB = 10 cm dan panjang sisi BC = 10 cm. Berapakah panjang sisi lainnya pada segitiga tersebut?
rumus pythagorassegitiga

Jawab:
Dari soal tersebut, sudah diketahui sisi datar (AB) = 6 cm dan sisi miring (BC) = 10 cm. Sisi lainnya yang dimaksud adalah sisi tegak (AC). Untuk mencari sisi AC, rumus yang dipakai adalah rumus tipe kedua, yaitu x2 = z2 - y2
Berikut ini penyelesaiaannya:
AC2 = BC2 - AB2
        = 102 - 62
        = 100 - 36
        = 64
Jadi nilai AC2 adalah 64 dan hasil dari panjang sisi AC adalah v64 yaitu sebesar 8 cm. Sampai disini hasil perhitungan untuk mencari sisi tegak (AC) sudah selesai dengan hasil panjang sisi AC adalah 8 cm.

Demikianlah ulasan mengenai rumus pitagoras segitiga siku-siku beserta dengan contoh dan jawabannya. Semoga ulasan ini dapat dipahami dan dimengerti oleh pembaca semua.

Rabu, 07 Januari 2015

materi sekolah terbaruRumus Luas Segitiga dan Rumus Keliling Segitiga Secara UmumMateri Sekolah Terbaru

Rumus Luas Segitiga dan Rumus Keliling Segitiga Secara Umum ~ Segitiga merupakan salah satu bentuk dari bangun datar yang umum dijumpai oleh siswa maupun guru sebagai bahan ajar. Memang penggunaan prinsip segitiga banyak digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Dalam kasus perhitungan untuk mencari luas dan keliling segitiga ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satu yang sangat penting adalah tipe dari segitiga tersebut. Hal ini dikarenakan segitiga memiliki banyak tipe yang digolongkan berdasarkan panjang sisi dan pembentukan sudutnya. Sebelum mempelajari materi tentang menghitung luas segitiga dan menghitung keliling segitiga, saya ulas terlebih dahulu tentang tipe segitiga yang banyak dijumpai dalam proses belajar yang dikelompokkan berdasarkan panjang sisi dan sudutnya.

Rumus Luas Segitiga dan Rumus Keliling Segitiga Secara Umum

1# Segitiga Sama Kaki
Segitiga sama kaki memliki panjang sisi samping yang sama dan panjang sisi alas yang berbeda. Karena memiliki panjang sisi yang berbeda, maka sudut yang yang dibentuk juga berbeda. Sudut dari pertemuan dua sisi ini akan membantu dalam perhitungan pencarian panjang sisi. Maka besarnya sudut dalam segitiga sangat penting untuk diketahui. Karena memiliki panjang sisi yang berbeda, maka sudutnyapun akan berbeda, tetapi untuk jumlah sudut antara 3 sudut yang dihasilkan oleh segitiga adalah sama, yaitu 180 derajat. [Baca : Rumus Volume Prisma dan Luas Prisma]
Segitiga Sama Kaki

2# Segitiga Sama Sisi
Untuk segitiga sama sisi memiliki panjang sisi yang sama dari ketiga sisinya. Dengan memiliki panjang sisi yang sama maka sudut yang dihasilkan pun sama. Besar masing-masing sudut adalah 60 derajat dari pertemuan antar sisi.
Segitiga Sama Sisi

3# Segitiga Sembarang
Sedangkan segitiga sembarang memiliki ketiga sisi yang berbeda. Jadi sudut yang dihasilkan pun berbeda semua dari ketiganya.
Segitiga Sembarang

4# Segitiga Siku-Siku
Segitiga siku-siku adalah segitiga yang dibentuk dengan salah satu sudutnya 90 derajat karena berada dipertemuan 2 sisi yang tegak lurus.
Segitiga Siku-Siku

5# Segitiga Lancip
Segitiga lancip merupakan segitiga yang memiliki bentuk lancip pada salah satu sudut atau beberepa sudutnya. Sudut yang dihasilkan adalah kurang dari 90 derajat.
Segitiga Lancip

6# Segitiga Tumpul
Segitiga tumpul memiliki sudut yang lebih besar dari 90 derajat pada salah satu sudutnya.
Segitiga Tumpul

Setelah tahu tentang tipe segitiga yang banyak dijumpai tersebut, sekarang akan saya ulas mengenai rumus luas segitiga dan rumus keliling segitiga. Rumus ini berlaku umum untuk semua tipe segitiga yang ada. Jadi meskipun banyak sekali tipe segitiga yang ada, rumus yang digunakan tetap satu asalkan memenuhi beberapa hal umum berikut ini:
1# Panjang sisi alas diketahui, atau
2# Tinggi segitiga diketahui, atau
3# Sudut dari beberapa pertemua sisi diketahui
4# Panajng sisi lainnya diketahui

Rumus Luas Segitiga adalah sebagai berikut:

Luas = 1/2 Alas Segitiga x Tinggi Segitiga

Rumus Keliling Segitiga adalah sebagai berikut:

Keliling = Sisi1 + Sisi 2 + Sisi 3

Dalam kasus mencari panajng sisi yang belum diketahui dari beberapa sisi yang sudah diketahui dapat menggunakan rumus pitagoras yang akan saya ulas pada pembahasan rumus pitagoras segitiga. Jadi meskipun ada panjang sisi yang belum diketahui, asalkan sudah ada 2 sisi yang dikeetahui panjangnya, rumus pitagoras akan dapat digunakan untuk mencari panjang sisi yang lainnya. [Baca : Rumus Pitagoras Segitiga]

Demikianlah informasi mengenai rumus luas segitiga dan keliling segitiga secara umum yang diberlakukan untuk semua tipe segitiga. Semoga dapat membantu Anda dalam mempelajari materi segitiga yang ada.